Polisi Ungkap Kronologis Pria Bunuh Kekasih Gelapnya di Kontrakan Cikarang Timur

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Polisi mengungkap kronologi AMW (34) membunuh kekasih gelapnya, JS (25), wanita yang jasadnya ditemukan dalam kondisi dilakban dan ditutupi kardus di kontrakan kawasan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian menjelaskan, kejadian berawal pada Minggu (3/12/2023) sekira pukul 08.15 WIB.

Sebelum mendatangi korban di rumah kontrakannya, tersangka membeli dua bungkus racun tikus di toko pakan burung di daerah Pasir Gombong, Kabupaten Bekasi.

“Setelah membeli racun tikus, tersangka juga membeli 1 bungkus nasi warteg dan minuman es teh untuk dicampur racun tikus yang dibelinya,” ujar Samian, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2023).

Baca juga: Petugas Gabungan Razia Kos-kosan di Cikarang, Dua Pasangan Bukan Suami-Istri Ditemukan sedang Mesra

Tiba di rumah kontrakan korban, tersangka mencampur racun tersebut di makanan dan minuman yang dibeli saat korban ke toilet untuk cuci tangan.

“Setelah korban selesai memakan dan meminum teh yang sudah dicampurkan racun tikus oleh tersangka, korban merasa kepalanya pusing dan saat itu tersangka menyuruh korban untuk istirahat,” kata dia.

“Tersangka menunggu efek racun sambil merokok di ruang depan kontrakan. Kurang lebih 15 menit merokok, tersangka menghampiri korban yang berada di ruang tengah dan mengecek keadaan korban dengan cara mengecek denyut nadi korban di leher dan tangan,” sambungnya.

Usai mengetahui korban sudah meninggal dunia, tersangka mengikat kedua kaki dan tangan korban dengan menggunakan lakban.

Baca juga: Pembunuhan di Cikarang Timur, Pelaku dan Korban Ternyata Sama-sama Bekerja di Rumah Sakit Swasta

Tak hanya itu, tersangka menutup mulut dan hidung korban menggunakan lakban serta membungkus bagian kepala korban sampai pinggang dengan menggunakan plastik 
warna hitam. 

Baca Juga  Terus Meluas, Gerakan Rakyat untuk Menangkan Anies-Muhaimin

“Lalu membungkus bagian kaki sampai pinggul dengan menggunakan kertas warna cokelat dan menutup pembungkus badan korban dengan menggunakan handuk,” ucap Samian.

Setelah itu, tersangka pergi meninggalkan kontrakan dengan mengunci pintu rumah kontrakan dari luar.

“Sampai pada hari Jumat tanggal 8 Desember 2023 oleh warga korban diketahui dalam 
keadaan meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya,” tutur dia.

Samian mengatakan, tersangka bersama korban menyewa rumah kontrakan yang beralamat di Kampung Citarik, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi untuk dijadikan tempat tinggal korban pada 24 November 2023.

“Mereka mengaku kepada pemilik kontrakan serta warga sebagai suami istri. Kontrakan tersebut dijadikan tempat tinggal korban sedangkan tersangka hampir setiap hari mengunjungi korban dirumah kontrakan tersebut. Jika tersangka tidak datang ke rumah kontrakan, korban sering menghubungi dan mengirim pesan whatsapp kepada tersangka dengan kata-kata ancaman akan memberitahukan kepada istri tersangka hubungan tersangka dengan korban,” kata dia.

“Sehingga menggangu tersangka jika sedang berada di rumah bersama istri serta korban juga menyuruh tersangka agar istri sah tersangka dikembalikan ke kampungnya agar tidak menggangu hubungan tersangka dengan korban,” sambung Samian. (M31)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *