PKB Gabung Koalisi Prabowo-Gibran, Persaudaraan 99 Ingatkan Cak Imin Tak Campuri Prerogatif Presiden

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP Persaudaraan 98 Wahab Talaohu menyambut baik sikap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, pihaknya mengingatkan agar PKB bergabung dengan legowo dan tanpa syarat.
 
“Kita menyambut baik sikap PKB, namun kita berharap PKB jangan mengintervesi kebijakan dan kesepakatan yang telah terbentuk dalam koalisi Indonesia Maju. PKB harus tegak lurus jangan sampai ada syarat-syarat yang justru akan memberatkan Prabowo-Gibran,” tegas Wakil Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran ini dalam keterangan tertulis pada Sabtu (27/4/2024).
 
Wahab menambahkan, agar PKB sepenuhnya menyerahkan formasi pembentukan kabinet dan juga distribusi cabang-cabang pemerintahan lainnya kepada presiden dan wakil presiden terpilih, sebab itu adalah hak prerogatif sesuai amanat konstitusi.
 
“Kita berharap kehadiran PKB jangan sampai mengobok-obok perihal distribusi kekuasaan di pemerintahan, karena itu menjadi hak prerogatif presiden dan wakil presiden terpilih. Kita yakin para pimpinan PKB khususnya ketum Muhaimin Iskandar sangat paham dengan dinamika dan situsi di Koalisi Indonesia Maju,” jelasnya.
 
Wahab berharap agar PKB tidak memanfaatkan keterbukaan dan ketulusan hati Prabowo-Gibran yang bersedia merangkul semua pihak untuk sama-sama membangun bangsa dan negara.
 
“Jangan sampai ada yang mengotori keterbukaan dan ketulusan hati Prabowo-Gibran untuk merangkul semua pihak. Sebab Prabowo-Gibran telah berkomitmen untuk membangun persatuan dan politik yang sejuk demi mewujudkan Indonesia emas 2045,” ungkapnya.

Partai NasDem dan PKB Resmi Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan PKB mendukung pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, sikap itu telah disampaikan dengan pernyataannya saat bertemu Prabowo, Rabu (24/4/2024) siang.

Baca Juga  Status Gibran jadi Perdebatan Usai Maju Cawapres, Prabowo Siap Bertemu Megawati Asalkan

Kemarin, ia menyebutkan siap bekerja sama dengan Prabowo dan Partai Gerindra.

“Saya rasa sudah tidak perlu dijawab, sudah cetho (jelas mendukung Prabowo-Gibran),” ujar Muhaimin pada awak media di Kantor DPP PKB, Senen, Jakarta, Kamis (25/4/2024) malam.

Kemudian ia menjawab dengan nada serupa ketika awak media menanyakan apakah PKB akan berada dalam pemerintahan ke depan.

“Sudah jelas, sudah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menjelaskan bahwa PKB dalam posisi siap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, pernyataan itu baru akan disampaikan secara jelas saat keduanya dilantik pada Oktober 2024.

Sebab, pembentukan kabinet baru akan terjadi saat Prabowo dan Gibran dilantik.

“Persis, urusannya dengan (kursi) menteri kan ketika seorang presiden sudah memiliki hak prerogatif,” sebutnya.

“Sekarang kan Pak Prabowo presiden terpilih, pemenang pilpres, nanti tanggal 20 Oktober beliau jadi presiden sekaligus kepala negara yang memiliki hak prerogatif untuk mengangkat menterinya,” papar dia.

Diketahui saat ini, selain PKB, Partai Nasdem juga sudah mendeklarasikan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh seusai bertemu Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis sore.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *