Perayaan Ekaristi Kamis Putih 2024 Jakarta, Sejarah dan Makna Pembasuhan Kaki Dilengkapi Jadwal Misa

WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA — Perayaan Ekaristi Kamis Putih 2024 ini akan dilangsungkan pada Kamis 28 Maret 2024.

Terkait perayaan Kamis Putih, ini merupakan sebuah momen untuk mengenang perjamuan Tuhan Yesus bersama ke-12 muridnya.

Kala itu, Yesus menggelar perjamuan malam untuk terakhir kalinya, di mana Ia berbagi roti untuk merayakan Perayaan Paskah Yahudi.

Makna Perayaan Ekaristi Kamis Putih

Baca juga: Jadwal Lengkap Misa Tri Hari Suci Paskah 2024 dari Keuskupan Agung Jakarta

Pada perayaan ini memiliki makna agar kita mampu mengenangkan kembali Perjamuan Terakhir yang dilakukan Yesus pada malam sebelum Ia disalibkan.

Hal ini disampaikan oleh Romo Yakobus Sriyatmoko, SX , Magister Novis dari Serikat Xaverian. Romo Yakobus menerangkan bahwa faktanya dalam Perjamuan Terakhir Yesus ini Yesus mengadakan Sakramen Ekaristi dimana Ia memberkati roti menjadi tubuh-Nya dan anggur menjadi darah-Nya sendiri.

Dan tindakan inilah yang diulang oleh para Imam pada perjamuan Kamis Putih atau disebut juga mengkonsekrasi roti menjadi tubuh Kristus dan anggur menjadi darah Kristus.

Apa Saja yang Dilakukan Dalam Perayaan Ekaristi Kamis Putih?

Dalam Perayaan Ekaristi Kamis Putih ini diawali dengan Imam yang akan mengajak seluruh umat untuk mengenang kembali apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, yakni mengadakan perjamuan malam terakhir dengan mengkonsekrasi roti dalam rupa hosti menjadi tubuh Kristus dan anggur menjadi darah Kristus.

Dan hal tersebutlah yang menjadi bagian terpenting dalam Perayaan Ekaristi Kamis Putih

Pada momen ini seluruh umat juga diharapkan menyadari pemberian terindah dari Tuhan Yesus berupa tubuh dan darah-Nya sebagai makanan dan minuman bagi kita.

Rangkaian Perayaan Ekaristi Kamis Putih akan dikenangkan juga momen saat Yesus membasuh atau mencuci kaki para muridNya.

Kemudian pada saat pembasuhan kaki, Romo Yakobus mengatakan seorang Romo akan melakukan dengan penuh konsentrasi dan sungguh-sungguh, sambil ia mengenang dan mengulang apa yang dilakukan Yesus pada malam Perjamuan Terakhir.

Baca Juga  Jakarta Dicoret dari Pelaksanaan Formula E pada 2024, Sekda DKI Jakarta: Kami Sudah Bayar

Baca juga: Jalan Salib atau Via Crucis Setiap Jumat di Masa Pra-Paskah Apakah Wajib Dijalani Umat Katolik?

Selanjutnya setelah Perayaan Ekaristi selesai dilanjutkkan dengan perarakan Hosti Kudus atau Sakramen Maha Kudus  menuju ke suatu tempat dimana Hosti ini ditahtakan sebagai bentuk hormat kita kepada Yesus Kristus yang hadir di tengah kita dalam rupa Hosti Kudus.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *