Motif Pelaku Ujaran Kebencian Terkait Aksi Pemakaman Lukas Enembe hingga Palestina

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Motif AB (30), pelaku ujaran kebencian soal aksi pemakaman Lukas Enembe melalui akun media sosial TikTok dengan nama @presiden_ono_niha adalah faktor ekonomi.

“(Motif) masih kami dalami, tapi sementara ekonomi,” ujar Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Jefri Dian Juniarta, Selasa (2/1/2024).

Ia menuturkan, dari akun TikTok yang mempunyai followers atau pengikut sebanyak 100 ribu lebih itu, AB sudah pernah diendorse.

“Karena dia setiap hari mengomentari apapun. Dan dia pernah diendorse sekali. Lebih ke arah engagement, ke arah followers-nya, sama ekonomi lah, tapi masih kami dalami terus,” tutur dia.

Lebih lanjut, Jefri menuturkan AB membuat konten-kontenya hanya seorang diri.

Baca juga: Ricuh Arak-arakan Jenazah Lukas Enembe, Massa Serang Aparat dan Kibarkan Bendera Bintang Kejora

Baca juga: Pj Gubernur, Kapolda Papua hingga Jurnalis Jadi Korban Kerusuhan Iring-iringan Jenazah Lukas Enembe

Sejumlah alat pendukung turut disiapkannya mulai dari kacamata sampai wig alias rambut palsu.

“Karena kan dia harus posting, dengan dia nyiapin wignya, kacamata, masih kami dalami terus,” kata Jefri.

Di sisi lain, pelaku ternyata juga pernah melakukan ujaran kebencian terkait negara Palestina.

“Menyindir aksi penggalangan dana untuk warga Palestina dan menyatakan siap menyaksikan agar rudal Israel menghancurkan Hamas atau Palestina,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri meringkus seorang pria berinisial AB (30) yang diduga menyebarkan ujaran kebencian terkait aksi pemakaman Lukas Enembe.

Baca juga: Polisi Tangkap Pria yang Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian pada Aksi Pemakaman Lukas Enembe di Papua

Hal tersebut disampaikan oleh Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Jefri Dian Juniarta.

Pelaku diduga menyebarkan ujaran kebencian tersebut melalui akun media sosial TikTok.

Baca Juga  Dua Karyawan Ruko yang Dibunuh di Kebayoran Lama Ternyata Pasutri, Pelakunya Kakak Beradik

“AB selaku pemilik akun media sosial TikTok dengan username @presiden_ono_niha ditangkap karena mengunggah konten video yang dapat menimbulkan rasa kebencian terhadap aksi yang dilakukan oleh pendukung Lukas Enembe pada saat pelaksanaan penjemputan dan pemakaman Lukas Enembe di Papua,” ujar Jefri, dalam keterangannya, Selasa (2/1/2024).

Ia menambahkan, pelaku ditangkap di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (30/12/2023) lalu.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *