Jadi Tempat Prostitusi, Puluhan Kafe Remang-remang Pinggir Kali di Cilincing Dibongkar

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Puluhan kafe remang-remang di wilayah Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (22/11/2023) dibongkar paksa petugas gabungan.

Pembongkaran paksa kafe-kafe tersebut awalnya dilakukan di kawasan Koljem, Jalan Kampung Baru RT 007 RW 08 Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Ada sekitar 17 kafe remang-remang yang sudah dalam keadaan kosong, dibongkar paksa petugas dengan menggunakan palu godam.

Sementara barang-barang yang masih tersisa dari dalam tempat usah tersebut juga dibawa keluar untuk ditertibkan.

Aktivitas serupa juga dilakukan pada 22 kafe remang-remang di kawasan Sajem, yang berjejer di sepanjang Jalan Inspeksi Cakung Drainase.

Petugas gabungan menghancurkan puluhan bangunan liar di kawasan royal, Jalan Bandengan Utara III, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Senin (16/10/2023). Karena selama ini jadi tempat prostitusi. (warta kota/nuril yatul)

Tempat prostitusi yang terletak di pinggir kali itu dihancurkan dengan menggunakan alat serupa.

Puluhan tempat usaha yang dikenal sebagai kawasan Koljem (Kolong Jembatan) dan Sajem (Samping Jembatan) itu dihancurkan dengan menggunakan perkakas yang dibawa petugas.

Petugas menghantam tembok-temboknya dengan palu godam, sehingga tiap-tiap bangunannya hancur sebagian.

Usai menghancurkan bangunan, petugas lalu memasang garis Satpol PP serta spanduk dan stiker larangan beroperasi.

Pada spanduk larangan itu tertulis bahwa puluhan kafe remang-remang tersebut ditertibkan karena melanggar Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum.

Baca juga: Emak-emak Warga Cakung Long March Tuntut Belasan Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat Ditutup

Kepala Satpol PP Jakarta Utara Muhammadong mengatakan, pembongkaran bangunan ini berjalan tanpa ada perlawanan dari pemilik maupun pengelola kafe.

Menurutnya, petugas sudah memberikan surat peringatan jauh-jauh hari, tapi para pemilik kafe enggan membongkar bangunannya sendiri.

“Sebelumnya kami sudah sosialisasikan melalui pak lurah, surat pak lurah imbauan kepada warga masyarakat kemudian ditindak lanjuti SP1 oleh Satpol PP Jakarta Utara, dan SP2, SP3,” ucap Muhammadong di lokasi.

Total 39 bangunan kafe yang dibongkar hari ini dipastikan tidak berizin.

Baca Juga  Parkiran Kantor Desa Jadi Tempat Konsumsi Sabu, Polisi Tangkap Oknum Aparat Desa di Karawang

Baca juga: Resah Wanita Penghibur Sering Hilir Mudik, Udin Bersyukur 35 Bangunan Prostitusi Dibongkar



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *