Hadapi Masyarakat Global, St. Johannes Berchmans Dorong Siswa Berpikir Kritis dan Kreatif

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pendidikan menjadi modal penting agar generasi muda siap dalam menghadapi masyarakat global di masa depan. 

Hal itu pula yang ditekankan kepada siswa St. Johannes Berchmans, di kawasan PIK2, Tangerang dengan pendekatan project based learning. 

Secondary Principal Stefanus St Johannes Berchmans Eka Tommy Maryono mengatakan bahwa dari sisi akademis, pihaknya mengintegrasikan kurikulum Merdeka dengan kurikulum Cambridge. 

“Kami tidak hanya menekankan pengetahuan akedemis tapi juga mendorong pemikiran kritis, kreativitas, dan pengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dipelajari di sekolah,” ucapnya lewat keterangan, Minggu (28/1/2024). 

Baca juga: Jakpro Himbau Warga Manfaatkan Alternatif Hunian Terdampak Pembangunan Infrastruktur DKI Jakarta

Sebagai sekolah Katolik pertama dan terbesar di kawasan PIK2 itu, pihaknya berkomitmen untuk mengkombinasikan keunggulan akademis, keberagaman bahasa dan pendidikan inovatif, pada proses pembelajaran.

“Ini penting untuk membekali siswa agar siap menghadapi masyarakat global,” ujarnya. 

Sementara pihaknya juga menggunakan tiga bahasa sebagai pengantar yakni bahasa Inggris, bahasa Mandarin, dan bahasa Indonesia agar siswa siap berkompetisi menghadapi globalisasi.

Primary Principal St Johannes Berchmans Citra Merisa menambahkan pengembangan karakter juga jadi fokus utama dengan menanamkan nilai esensial seperti komitmen, integritas, kompetensi, dan hati nurani dalam setiap siswa.

Selain itu pihaknya berusaha memberikan pendidikan komprehensif dengan menyatukan nilai-nilai agama dan pengembangan kepribadian serta karakter bagi setiap siswa.

“Tujuan kami adalah membentuk individu yang tidak hanya memiliki dasar akademis kuat, tapi juga memiliki moral dan etika kokoh guna menghadapi tantangan dunia modern,” kata Citra.

Adapun program pendidikan St Johannes Berchmans yang berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektare itu terdiri dari Early Years (KB & TK), Primary (SD), Secondary (SMP) hingga Junior College (SMA).

Baca Juga  Ini Pidato Anwar Usman, Ketua MK Ipar Jokowi yang Dinilai Langgar Kode Etik dan Peraturan MK

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *