Beraksi Selama 1 Tahun, Sindikat Materai Palsu Ini Mampu Kumpulkan hampir Rp 1 Miliar

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG — Bermula dari laporan masyarakat dan kecurigaan terkait adanya transaksi jual beli materai dengan harga murah, enam orang anggota sindikat materai palsu berhasil dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Metro Menteng.

Dari keenam pelaku yang diamankan, tersangka berinisial I (42) merupakan residivis kasus yang sama. 

Dia ditangkap dan ditahan di Polres Metro Jakarta Pusat pada 5 Mei 2021 hingga Oktober 2023 lalu.

Oleh karena itu, polisi menduga jika I merupakan otak para pelaku sehingga mampu mencetak puluhan lembar materai palsu untuk dipasarkan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Menteng, Kompol Bayu Marfiando dalam konferensi pers di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

“Ini sudah berjalan 1 tahun terakhir, untuk keuntungan modus operandinya mereka menjual dengan menyisipkan materai yang asli dan dijual setengah harga kepada kliennya,” ujar Bayu.

Baca juga: Pos Indonesia Buka Suara Terkait Kasus Investasi Bodong Berkedok Penjualan Materai

“Jadi ini dari pengalamannya tersangka inisial I (bisa membuat materai palsu), namun pengembangannya saat ini masih didalami,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Menteng, AKP Marganda menyebut jika pihaknya menemukan sejumlah mesin pencetak materai dan kertas-kertas sebagai bahan membuat materai palsu saat penggeledahan di Perumahan Grand Vista Cikarang.

“Awalnya kami mengetahui ini palsu atau asli kami tersambung terhubung dengan para pelaku, yang menangkap ini kebetulan saya juga yang mimpin kami materai ini saya rasa harganya rata-rata Rp 10.000, tapi dia berani jual harga Rp 5.000,” kata Marganda di lokasi.

“Makanya saya duga itu palsu. Dan ternyata benar kami lakukan pengembangan ke Cikarang, didapati alat-alat cetak seperti ini dan bahan-bahan yang sudah siap jadi, siap antar,” lanjutnya.

Baca Juga  Bukan Masalah, Dinar Candy Pakai Busana Seksi dan Celana Robek Setiap Kali Bertemu Keluarga Pacar

Raup hampir Rp 1 Miliar

Menurut Marganda, dari total 43.650 lembar materai yang berhasil dibuat pelaku, mereka bisa meraup hasil hingga Rp 936,5 juta.

Dari pengakuan para pelaku, lanjut Marganda, uang tersebut dipergunakan untuk kebutuhan pribadi.

Sebelumnya diberitakan, enam orang tersangka yang merupakan sindikat materai palsu tak dapat berkutik kala polisi menggiringnya ke hadapan awak media, di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

Baca juga: Kementerian Keuangan Bakal Menarik Bea Materai Rp 10.000 untuk Belanja Online di Atas Rp 5 Juta



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *