Begini Tanggapan Ganjar Pranowo setelah Dapat Kritik Pedas dari Putranya

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA— Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mendapatkan kritik pedas dari putranya, Alam saat menghadiri acara Teman Cerita Festival di The Ballroom Djakarta Theater, Jl. M.H. Thamrin No.9, RT.2/RW.1, Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Acara ini merupakan salah satu festival yang berisikan rangkaian musik dan juga stand up comedy yang diadakan sebagai salah satu acara hiburan unggulan di Jakarta.

Selain dirosting  para stand up seperti Oza Rangkuti, Sastra Silalahi, Ate, Danny Aditya dan Mcdanny, Ganjar juga mendapat rostingan dari putranya, Alam Ganjar. 

Ditemui setelah acara, Ganjar memberi respon setelah dirosting oleh putranya.

Ia mengaku kaget mengetahui putranya bisa stand up.

Baca juga: Ganjar Bersyukur Putri Maruf Amin Beri Dukungan, Diyakini Kekuatan Bertambah dari Banten

“Ada yang menarik saja sejak kapan dia jadi komika? Ternyata diajarin oleh orang-orang kreatif dan dia berani mencoba untuk melakukan itu. Menurut saya menarik, yang saya lihat itu proses kreatifnya,” kata Ganjar, Kamis (21/12).

Ganjar menyebut saat ini Pasal Undang-Undang ITE sudah dikoreksi.

Dimana yang sebelumnya tidak diperbolehkan mengkritik yang kemudian muncul pasal karet dan akhirnya tidak digunakan.

“Kemudian Undang-Undang dimunculkan dan ada orang yang dirugikan terus kemudian pasal-pasal itu seperti tadi lentur,” ucapnya.

Menurut Ganjar, dalam dunia modern demokrasi yang berjalan dengan baik, kritik mengkritik merupakan sesuatu yang biasa.

“Mungkin yang perlu diperhatikan adalah tidak menyakiti. Kritiklah kebijakannya tapi jangan fisiknya, suku, agama dan golongan. Saya kira itu menjadi barier yang mungkin orang jangan ditembus lah,” ujarnya.

Ganjar kemudian menceritakan pengalaman selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Dimana, ia kerap mendapat kritikan dari berbagai kalangan.

Baca Juga  Kubu Anies-Cak Imin Pastikan Bakal Hormati dan Terima Apapun Putusan MK soal Sengketa Pilpres

“Saya 10 tahun kurang lebih menjadi Gubernur mendapatkan kritikan-kritikan seperti itu. Maka seringkali kalau mereka mengkritik saya minta datang aja, kita ngobrol, kita diskusi itu jauh lebih menarik,” tuturnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *