Pertama Kalinya Setelah 47 Tahun , Rusia Luncurkan Roket untuk Misi ke Bulan

Jumat, 11 Agustus 2023 – 14:27 WIB

VIVA Dunia – Rusia meluncurkan misi bulan pertamanya dalam hampir setengah abad pada hari Jumat 11 Agustus 2023, berharap menjadi yang pertama mencapai pendaratan di sebelah selatan bulan. 

Baca Juga :

Gudang di Dekat Kediaman Vladimir Putin Terbakar

Pesawat ruang angkasa Luna-25 diluncurkan dari kosmodrom Vostochny menggunakan roket Soyuz. “Peluncuran berhasil,” kata Yuri Borisov, kepala badan antariksa Rusia Roscosmos, melansir DW

Roscosmos mengatakan roket akan memakan waktu lima hari untuk mencapai bulan. Pesawat itu kemudian akan menghabiskan hingga tujuh hari lagi di orbit bulan sebelum turun ke salah satu dari tiga kemungkinan lokasi pendaratan.

Baca Juga :

Ternyata Cahaya yang Melesat di Langit Melbourne Bukan Meteor, Tapi Roket Rusia yang Jatuh

Peluncuran roket Rusia

Misi Luna-25 bertujuan untuk menjadi penyelidikan pertama yang melakukan pendaratan lunak di selatan bulan sesuatu yang telah dihindari misi Rusia, Amerika, Cina, India, Jepang, dan Israel selama bertahun-tahun. 

Baca Juga :

Geger, Penerbangan Ditunda Gegara Penumpang Lihat Hantu Tentara Bayaran Wagner

Di sana, Luna-25 akan mencari air beku dengan mengambil sampel batuan dari kedalaman hingga 15 cm dari regiolit bulan, lapisan material permukaan lepas. 

Roket itu juga membawa penganalisa energi-massa sudut lebar pemantau debu yang akan memberikan pengukuran parameter ion di eksosfer bulan.

Halaman Selanjutnya

“Dari sudut pandang sains, tugas terpenting dan sederhananya, adalah mendarat di tempat yang belum pernah didarati orang lain,” kata Maxim Litvak, kepala kelompok perencanaan peralatan ilmiah Luna-25. “Ada tanda-tanda es di tanah area pendaratan Luna-25, ini terlihat dari data dari orbit,” imbuhnya.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  Mengenal Bonnie Aarons, Pemeran Valak yang Menggugat Warner Bros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *